POSISI ROLE DI DOTA 2


Dota 2 adalah sebuah permainan multiplayer online battle arena, merupakan sekuel dari Defense of the Ancients mod pada Warcraft 3 : Reign of Chaos dan Warcraft 3 : The Frozen Throne dan merupakan salah satu game dengan jumlah pemain terbanyak, menurut data dari steamchart jumlah pemain dota selama 6 bulan terakhir adalah 837.348 pemain.

Salah satu penyebab kepopuleran Dota 2 adalah mekanika permainan yang bisa dibilang cukup rumit. Meski sudah dimainkan beberapa kali pun, kadang masih ada saja hal baru yang bisa kita pelajari pada Dota 2. Untuk kamu yang masih baru main Dota 2, mekanika paling sederhana adalah pembagian peran atau role.

Fungsi pembagian peran ini pada intinya adalah agar sumber daya yang ada dalam Dota 2 (Gold dan Experience), dapat terbagi secara efektif. Berikut pembagian role dalam Dota 2


Posisi 1 - Hard Carry



Peran pertama adalah Hard Carry. Hard Carry adalah role yang bertanggungjawab “menggendong” tim menuju kemenangan. Peran ini kadang disebut juga sebagai Core 1. Role ini mendapat prioritas utama dalam hal farming, karena hero Carry sangat membutuhkan gold dan experience. Kebanyakan hero Carry adalah hero yang bisa memberi damage secara konsisten setiap detiknya atau biasa disebut dps atau damage per second. Hero Hard Carry biasanya lemah di awal, tapi semakin lama pertandingan berjalan ia akan semakin kuat. Hero Carry biasanya baru efektif di dalam pertarungan pada pertengahan atau menjelang akhir permainan. Hero Carry biasanya farming pada area safe-lane (lane atas pada Dire atau lane bawah pada Radiant), terkadang dengan bantuan dua orang lain dari role support. Rancanglah taktik untuk mendapatkan uang sebanyak-banyaknya, dan perhatikan peta supaya kamu tidak terkena gank. Ada baiknya juga kamu menggunakan hero yang bisa membersihkan Neutral Creep dengan cepat, terutama bila ada temanmu yang melakukan creep stacking

Contoh hero Carry: Phantom Assassin, Sven, Gyrocopter, Anti Mage, Ursa Warrior, dan Spectre,

Posisi 2 - Midlaners


Selanjutnya Midlaners. Seperti namanya posisi ia farming di awal permainan adalah pada lane tengah. Midlaners biasa juga disebut sebagai Semi Carry, Posisi 2, atau Core 2. Rolemid lane biasanya sudah dapat efektif bertarung pada menjelang pertengahan permainan, dengan kebutuhan item yang lebih sedikit dibanding Carry. Midlaners menjadi salah satucore-heroes sebab ia biasanya dapat memberi damage yang banyak dalam satu waktu tertentu atau burst. Bila kamu sudah cukup kuat (misalnya ketika mencapai level 6), waktunya meninggalkan lane dan mulai melakukangank.

Seorang pemain Mid dituntut memiliki kemampuan last hit dan deny yang tinggi. Kamu juga harus sigap mengambil rune dan mampu berkoordinasi dengan teman di lane lain untuk melakukan gank. Hero yang populer di Mid biasanya punya kemampuan membunuh musuh dengan cepat (nuke) dan punya mobilitas tinggi. Hero Mid rata-rata kuat di awal game, tapi di akhir game kemampuan membunuhnya tidak sekuat Hard Carry.

Contoh hero mid: Storm Spirit, Zeus, Queen of Pain, Shadow Fiend dan lain sebagainya.

Posisi 3 - Offlaners


Lalu yang ketiga ada Offlaners. Offlaner adalah peran yang unik dan sangat berbahaya. Seorang Offlaner akan bermain sendirian di lane melawan dua orang hero musuh. Jangankan melakukan last hit, bisa tidak mati saja sudah syukur. Karena sulitnya farming, Offlaner biasanya menggunakan hero yang tidak begitu tergantung item, tapi punya skill yang kuat dan jago bertahan hidup. Hard lane sendiri adalah lane bawah pada dire atau lane atas pada radiant.Offlaners kadang disebut juga sebagai Posisi 3 atau Core 3. Ciri khas hero offlaners adalah hero-hero yang mudah kabur, tanky, dan memiliki skill penting yang bisa mengubah tempo permainan. Kebanyakan offlaners tak terlalu membutuhkan gold namun sangat butuh experience untuk mendapatkan skill-skill penting miliknya. Ia biasanya hanya butuh satu core item saja agar dapat efektif dalam pertarungan. Skill untuk melakukan stun dan melarikan diri adalah aset yang sangat besar bagi seorang Offlaner. Ketika sedang war, Offlaner biasanya bertugas sebagai inisiator yang membuka serangan.

Contoh hero offlaners: Tidehunter, Batrider, Slardar, Clockwerk, Tusk, Broodmother, Clockwerk, dan Doom


Posisi 4 - Semi-Support



Pada posisi berikutnya ada Semi Support. Semi Support adalah role yang paling tidak populer di public match karena role ini memerlukan keahlian yang tidak lazim dan butuh koordinasi tinggi. Posisi ini memiliki nama lain Posisi 4. Pada awal permainan ia biasanya mengisi top lane menemani sang hard carry. Terkadang kamu akan tinggal di hutan dan melakukan creep stacking untuk membantu Carry. Sewaktu-waktu kamu harus pindah ke lane untuk membantu melakukan gank, bahkan kalau perlu membunuh courier musuh bila ada kesempatan.
Posisi semi-support memiliki prioritas farming yang hampir mirip dengan offlaners. Bedanya prioritas item semi support adalah supportive item untuk tim seperti, urn of shadows, force staff, glimmer cape, dan lain sebagainya. Kebanyakan hero semi-support biasanya sudah dapat efektif bertarung sejak awal permainan, namun efektiftivitas role ini jadi berkurang menjelang akhir permainan.

Hero yang populer di role ini adalah hero yang punya skill kuat walaupun di level kecil.

Contoh hero semi-support:Crystal Maiden Chen, Bounty Hunter, Tusk, Enchantress, Enigma dan lain sebagainya

Posisi 5 - Hard-Support



Role terakhir di dalam Dota 2 adalah role role paling tidak enak di Dota 2 yaitu Hard Support. Posisi ini memiliki nama lain Posisi 5 atau kadang juga dipanggil support tumbal. .Sebagai role dengan posisi terbawah, kamu adalah orang dengan prioritas paling rendah untuk farming. Uangmu akan banyak terpakai untuk membeli item pendukung tim seperti Observer Ward atau Smoke of Deceit. Ketika sedang war pun, kamu tidak boleh takut berkorban nyawa bila itu bisa menyelamatkan teman-temanmu.

Meskipun miskin, Hard Support adalah posisi yang sangat penting dan butuh keterampilan membaca peta dengan baik. Ketika berada di lane, kamu bertugas menjaga Hard Carry agar ia tidak mati terkena gank. Kamu juga harus bisa memperkirakan letak Observer Ward musuh lalu menghancurkannya. Kelihaian seorang Hard Support mengendalikan medan pertarungan bisa menentukan kalah atau menangnya tim dalam pertandingan. Kebanyakan hero yang mengisi role ini adalah hero yang berbasis spell dengan disable atauhealing dan memiliki basic attacks yang lemah. Seperti semi-support, role ini sangat efektif bertarung di awal permainan, namun efektivitas hard-support jadi berkurang seiring waktu permainan.

Contoh hero Hard-Support: Dazzle, Omniknight, Oracle, Bane, dan lain sebagainya.

Itulah lima jenis role yang lazim digunakan dalam Dota 2. Tentu saja ini bukan aturan pasti yang harus selalu diikuti setiap saat. Dota 2 adalah game yang sangat fleksibel, dan strategi baru bisa muncul di waktu yang tak terduga. Seorang hero pun bisa digunakan untuk berbagai macam role, yang penting kamu harus bisa bekerjasama dengan teman-teman setimmu.

0 comments:

Post a Comment